Sistem Rem pada Sepeda Motor
Apa itu sistem rem?
Sistem merupakan salah satu sistem dalam kendaraan yang sangat
penting. Hal ini dikarenakan sistem ini menyangkut keselamatan dalam berkendara.
Lalu, Apa fungsi sistem rem tersebut? Dan Kenapa sangat penting?
Fungsi dari sistem rem adalah :
1.
Untuk memperlambat atau mengurangi kecepatan
suatu kendaraan.
2.
Untuk menghentikan suatu kendaraan.
Jadi bisa dibayangkan apabila
suatu kendaraan tidak memiliki sistem rem, maka kendaraan tersebut dapat
membahayakan pengendara dan orang lain di sekitarnya.
Jenis-jenis Rem pada Sepeda Motor
Pada dasarnya, baik sepeda motor
maupun mobil memiliki jenis rem yang sama. Perbedaan hanya terdapat pada
kekuatan dan ukuran dari sistem rem masing-masing jenis kendaraan. Secara umum,
rem terdiri dari dua jenis, yaitu:
1.
Rem Tromol (Tipe Drum Brake)
Rem tromol menggunakan tromol (drum) pada roda sebagai bidang geseknya.
Roda akan berhenti berputar apabila tromol melakukan gesekan dengan kampas rem.
Rem tromol terdapat 2 macam yaitu:
a.
Single Leading Shoe
Pada jenis ini hanya terdapat 1 buah tuas aktif yang akan menekan kampas
rem ke tromol. Tipe ini lebih simple konstruksinya sehingga sangat cocok
digunakan pada sepeda motor.
b.
Double Leading Shoe
Pada jenis ini terdapat 2 buah tuas aktif yang akan menekan masing-masing
kampas ke tromol. Tipe ini lebih rumit konstruksinya sehingga lebih cocok
digunakan pada kendaraan roda empat.
2.
Rem Cakram (Tipe Disc Brake)
Rem cakram menggunakan piringan cakram (disc) sebagai permukaan geseknya.
Roda akan berhenti berputar apabila piringan cakram bergesekan dengan kampas
rem. Pada sistem rem cakram menggunakan minyak rem sebagai penakan kampas rem.
Jadi, sistem rem cakram menggunakan sistem hidrolis pada penggunaanya.
Jadi,
Menggunakan tipe yang manakah sepeda motor Anda? Tromol atau Cakram?
Komentar
Posting Komentar